“JANGAN BERHENTI TITIK”

Posted: Januari 12, 2009 in Artikel, Kliping, Renungan Bantal
Tag:, ,

rtySetiap manusia harus memiliki prinsip dasar pada hidupnya. Ia harus mengerti sedang di jalan apa dia berlalu dan kearah mana ia menuju. Betapa sering perjalanan hidup kita terhenti. Bahkan oleh hal-hal yang tak terlalu serius. Betapa banyak orang terhenti dari mengejar cita-cita, kehendak mulia, mimpi-mimpi fantastis dalam capaian prestasi, hanya lantaran keteledoran, hanya karena ulah menyimpang yang mulanya hanya iseng-iseng belaka, atau mental ‘nanti dulu’ atau sikap ‘sebentar dulu’. Akhirnya lama kelamaan jiwanya mulai redup, semangatnya mulai layu. Gairah berkaryanya semakin kering. Akhirnya ia pun terhenti dari segala harapan yang telah menanti di ujung kerja kerasnya.

Seorang Muslim yang tidak mengenal kata henti dalam berjalan, berusaha, berkarya, adalah pilihan keimanan untuk tujuan nun jauh di akhirat sana. Sebab di atas jalan hidup itulah seorang Muslim menjadi punya arti. Seorang Muslim yang bekerja keras menegaskan soal lain, bahwa kehendak kuat untuk tidak berhenti, atau terhenti, membutuhkan kalkulasi keyakinan yang kuat. Ini bukan sekedar ukuran rasional untung atau rugi. Ini juga bukan sekedar ukuran senang atau tidak senang melihat gelamor dunia ‘lain’. Tapi ini sungguh-sungguh benar soal pemahaman, kemengertian, kesadaran dan juga kedalaman penghayatan tentang keputusan apa yang harus diambil seorang manusia di saat-saat ia tergoda. Dalam kehidupan para salafussalih, keberartian tidak di peoleh dalam waktu yang singkat. Tidak pula dengan jalan yang mudah dan usaha yang setengah-setengah.

Jangan pernah berhenti sebelum hidup kita punya arti. Sepanjang perjalanan, sejak kita beranjak dewasa, sejujurnya kita telah mengerti apa itu tujuan akhir, cita-cita puncak, dan mimpi-mimpi terjauh kita untuk menjadi sesuatu. Tetapi tidak jarang kita terhempas, kita terlena, dan kemudian berhenti di tengah jalan. Padahal hidup ini bagi seorang Mukmin, siklus menjadi baik tanpa kenal putus.

Di dalam Al-Qur’an siklus menjadi baik di jelaskan dengan indah oleh Allah melalui pendekatan usia Allh SWT. Berfirmsn : “Kami perintahkankepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang Ibu Bapaknya, Ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adlah sampai tiga puluh bulan, sehinngga apabila ia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa “Ya, Tuhanku, tunjukulihah aku untuk mensyukuri nikmat engkau dan kepada Ibu Bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang shalih yang Engkau ridhai, berilah kebaikan kepadaku dengan memberi kebaikan kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya akau termasuk orang-orang yang berserah diri.” (QS. Al-Ahqaf: 17)
Ayat di atas denganjelas mengisyaratkan tentang siklus kehendak menjadi baik yang tak pernah berhenti, tidak pula putus.

Begitu dahsyat alur siklus keshalihan itu berjalan. Nyaris tak ada yang terputus. Dari seorang bayi, hingga kelak anak cucu bagi bayi tersebut. Begitu seterusnya. Cita-cita luhur, kehendak kuat, mimpi-mimpi untuk menjadi manusia yang punya arti tidak boleh terhenti oleh apapun. Apalagi oleh hanya sekedar ‘ingin senang,’ atau perkara remeh lainnya. Hiburan dan rehat ada tempatnya tersendiri yang proporsional. Kita harus terus mengejar, dan jangan berhenti. Dan Jadilah Manusia dengan tingkat konsistensi yang tinggi.

Komentar
  1. namakuananda mengatakan:

    berhenti sejenak di bahu jalan boleh kan?
    perjalanan panjang membutuhkan ketrampilan dan konsentrasi yang cerdas untuk menguasai kendaraan, selalu melihat spion untuk melihat kebelakang, menyalakan sen jika berbelok, bunyikan klakson untuk sedikit betegur sapa sesama pemakai jalan, selalu gunakan sabuk pengaman untuk jaga diri, tak lupa isi BBM sesuai tujuan dan Peta untuk penunjuk arah.
    satu lagi. kopi hangat😆

  2. gajah_pesing mengatakan:

    saia akan berusaha untuk menjadi manusia yang konsisten dengan apa yang cita-citakan sekarang ini (walau banyak melenceng) tapi saia tetap berpegang teguh dan berkeyakinan dalam hati saia

  3. Norjik mengatakan:

    hidup adalah sbuah perjalanan panjang.

  4. munawar am mengatakan:

    dimana-mana kalau sudah TITIk yang berhenti Mas…..; tapi itu kan tentang tulisan; kalau tentang hidup dan perjuangan beda tentunya.

  5. exploe mengatakan:

    koment part 1

    absen dulu aja yach bos, lagi pucing soal e, ntar kalau dah konsen baru baca-baca

    continouse…….koment part II

  6. klo gitu maju terus pantang mundur!! Merdeka!!! (lho ko?!)

  7. Yopan Prihadi mengatakan:

    Saya setuju sekali dengan artikel diatas.
    Pada prinsipnya hidup itu adalah sebuah pencarian sampai dimana titik nadi kita berhenti.
    Hidup adalah sebuah perjalanan….betul ga’ nih..

  8. fahri mengatakan:

    ada sebab2 seorg berhenti. pertama, karena ia merasa sbg pribadi yg serba kurang. kedua,ia mrs sudah sampai tujuan, ato mrs sdh hebat /pinter dll. ketiga,tak kuat melanjutkan prjalanan. krn kehabisan energi dn prbekalan. keempat karena ia tergoda hingga tertahan untk trs jalan ke tujuan awal… mengapa hal itu terjadi? (brsambung)

  9. fahri mengatakan:

    part 2:
    1. ssungguhnya stiap diri adalah istimewa. setiap kt adlh luar biasa. bayangkan, kita tlh mengalahkan jutaan saingan kita dlm perjalanan ke didnding rahim bunda. 2. ini org sombong. tertipu dg keterbatasn dirinya sndiri. 3. jadilah pembelajar sejati. trs belajr slm hayat dikandung badan. itulh pasokan energi yg terus mnrs. 4. hidup selalu diiringi godaan, agr kt gagal, agar kt tak sampai tujuan. bhkn, agr Allah tahu, sekuat apa iman kt pada-Nya (QS 29 :1-2)

  10. thevemo™ mengatakan:

    ya gak boleh berhenti,pa lagi di jalan yang ada larangannya dilarang berhenti, atau di tengah jalan….

  11. hoihei mengatakan:

    Yups, jangan berhenti.
    Ayo klo ada titik lompat……….

  12. bujanglahat mengatakan:

    Jangan berhenti berjalan sebelum jalan menghentikan kita…

  13. wi3nd mengatakan:

    rehat sejenak untuk men9atur napas nDa bole ya:)

    nanti baru lanjut la9e hehhe…

  14. ciwir mengatakan:

    jangan berhenti jika si Titik belum sampai…😀 😀

  15. bluethunderheart mengatakan:

    bang…………
    aku baca postingan abang yg ini with berdecak kagum.
    jadi……..ada comand baiktuk postingan yg ini
    met akhir pekan
    salam hangat selalu

  16. tutut mengatakan:

    org yg dpt mewujudkan mimpinya nd tak sekedar angan2 kosong adl org yg mempunyai karakter dlm qs.28 ayat 26 (buka sndr aj y)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s