Membuat Makanan Bayi usia 6-8 bln

Posted: September 8, 2011 in Bayi, Info, Kesehatan, Wanita
Tag:, , ,

adSebelum memberi buah hati Bunda makanan pertama, ingatlah bahwa asupan utamanya saat ini masih ASI atau susu formula. Makanan padat ini hanya sebuah perkenalan. Sebisa mungkin, gunakan bahan-bahan makanan segar. Hindari makanan kalengan.

Pastikan semua alat masak bersih

1. Pada makanan pertama ini sebaiknya adalah rice Cereal (bubur beras) karna makanan ini tidak mengakibatkan alergi.

2.  Pada kali pertama ini pemberian jangan terlalu banyak kira-kira 2 sdt saja persajian, dan untuk beberapa hari pertama sebaiknya 1-2 kali sehari.

3.  Setelah bubur beras, kita bisa memberi makanan lainnya, semisal sayur dan buah buahan, namun idelanya berikan jenis buah buahan yang tidak terlalu manis, mengapa? karna kita tidak menginginkan anak kita terbiasa dengan jenis makanan yang manis (saat dewasa) dan lebih suka dengan makananan yang manis ketimbang makanan tawar.

4.  Pengenalan makanan kepada bayi jangan sekaligus dan beri rentang waktu selama 4 hari (4 day rule), ini untuk mendeteksi kemungkinan alergi pada jenis makanan tertentu, bisa dibayangkan kalau diberikan dua jenis makanan sekaligus, apabila terjadi alergi akan sangat sulit mendeteksinya (jika ada dua jenis maknan diberikan)  bukan?

5.  Jangan pernah memberikan garam atau tambahan penyedap lainnya kedalam manan bayi kita. karna pemberian garam (yang mengandung sodium)  yang terlalu dini akan dapat mengakibatkan kerusakan pada ginjal, selain itu pada saat dewasa mereka akan lebih mudah terserang hipertensi

Saat memberinya makanan, selalu perhatikan apakah masih ada pecahan padat di makanannya untuk menghindari bayi tersedak. Pada saat pertama ini, sebaiknya Bunda berikan makanan cair seperti sup. Ada kemungkinan bayi menolak makan bila asupan yang diberikan terlalu padat.

Ciptakan suasana makan yang menyenangkan bagi si kecil ya. Ajak dia bernyanyi atau setelkan lagu yang disukainya. Ajak dia mengobrol dan banyak-banyaklah tersenyum. Jangan membentak, jangan memaksa dan biarkan dia bebas memainkan alat-alat makannya sebab bila si kecil menolak makan, bisa jadi karena dia belum lapar atau sedang mengantuk atau bosan.

BUBUR BERAS (RICE CEREAL) :

Bahan :
1/4 cangkir Bubur beras (Beras ditumbuk halus, – lebih baik lagi pakai beras merah)
ASI/ Susu Formula atau Air Matang secukupnya.

Cara Pembuatan:
1. Campur semua bahan sampai kekentalan yang diinginkan
2. Rice Cereal bisa dicampur dengan Puree buah-buahan atau sayuran

PUREE KACANG POLONG :
Bahan :
250 gramm kacang polong segar atau beku

Cara Membuat :
1.  Rebus kacang polong sampai matang lalu haluskan
2.  Saring hingga kulit yang kasar tidak ikut termakan
3.  Penyajian : sajikan sebagai makanan tunggal atau campur dengan bubur kentang/Bubur ubi Jalar

BUBUR KENTANG :
Bahan :
1.  Kentang 250 gramm
2.  Kaldu ayam atau Sapi secukupnya

Cara Pembuatan :
1.  Cuci bersih kentang lalu rebus sampai matang, kupas dan haluskan
2.  Campur dengan Kaldu Yam/Sapi, kekentalan sesuai kebutuhan

PURE PISANG DAN TAHU :
Bahan:
1 buah pisang berukuran kecil
50 gram (3 ons) Tahu (pilihlah tahu jenis soft Tahu, yang lembut untuk dikonsumsi bayi)

Cara Membuat:
Kupas dan haluskan pisang kemudian campurkan dengan tahu matang, lumatkan hingga menjadi pure. Anda juga bisa menambahkan buah mangga, aprikot, persik, dan buah-buahan lainnya bersama-sama dengan buah pisang.

SAYUR CAMPUR :
Bahan :
1 Buah Wortel, kupas, potong-potong
1 buah kentang, kupas, potong-potong
2 sdm kacang polong (bisa diganti dengan sayuran hijau lainnya, semisal brokoli zuchini, seledri, dll)
kaldu ayam/sapi secukupnya (hanya air rebusan, tanpa garam maupun bumbu penyedap lainnya)

Cara membuat:
1.  Rebus/kukus semua bahan sampai matang lalu haluskan
2.  Beri kaldu secukupnya

BUBUR DAGING :
Bahan :

1 cangkir beras (lebih baik beras merah), cuci bersih
50 grm daging sapi cincang
1 batang seledri, potong potong
1 batang wortel, kupas, potong potong
2 cangkir air

Cara Membuat :
1.  Campur semua bahan lalu masak sampai nasi jadi bubur
2.  Haluskan semua bahan

PEPAYA SARING :

B a h a n : 1 potong pepaya masak dengan berat + 100 gr
Cara membuat : Pepaya dicuci bersih dan dikupas, buang biji dan bagian yang keras pepaya dipotong-potong atau dihaluskan lalu disaring. Pepaya halus yang didapat + 9 sdm.
Cara pemberian : Untuk pertama kali diberikan 1 sdt, hari-hari selanjutnya ditambah sampai dapat menghabiskan 1 ptg pepaya.

AIR JERUK :

B a h a n : 1 buah jeruk garut atau jeruk siam, + (100 gr).
Cara membuat : Jeruk dicuci bersih dan dipotong melintang lalu diperas dan disaring.
Cara pemberian : Untuk pertama kali air jeruk tersebut diencerkan dengan air putih masak dengan perbandingan 1 : 1 dan diberikan sebanyak 1 sdt. Pemberian ini ditambah dari hari ke hari sampai dapat menghabiskan 1 buah jeruk, maka selanjutnya tidak perlu diencerkan lagi. Bila rasanya asam, dapat ditambah gula dalam bentuk sirup secukupnya.

Sumber : Resep Kel. Nugraha, dranak.blogspotresepmakananbalita
Komentar
  1. Asop mengatakan:

    Whoa, udah punya anak, Bang?

  2. Zian mengatakan:

    Suatu saat berguna nih, hehe

  3. norjik mengatakan:

    wah bermanfaat sekali Infonya mas

  4. Bagus H. Jihad mengatakan:

    artikel ini merupakan info yang menarik dan bermanfaat. Memang sebaiknya membuat dan menyiapkan sendiri makanan untuk bayi kita daripada beli. Lebih sehat dan hiegenis.

    Salam Takzim.

  5. Sang Nanang mengatakan:

    wow ono semongko laksasa!

  6. Rahmat mengatakan:

    Terimakasih panduan membuat makanan bayi.

  7. SITI FATIMAH AHMAD mengatakan:

    Assalaamu’alaikum wr.wb, mas Adam…

    Alhamdulillah, tahniah ya kerana sekarang sudah punya anak, maka harus tahu bagaimana mengurusinnya. Jangan sang ibu aja tahu, bapaknya harus juga berganding bahu membantu. Senang membaca tips membuat makanan bayi.

    Hal ini mengingatkan saya dengan pengalaman saya membuat menu makanan bayi di atas. Sebaiknya kita buat sendiri kerana dijamin bersih dan ditanggung halal. Kepuasan juga terlihat saat bayi menyukai makanan tersebut.

    Maaf ya kalau telat mengucapkan salam iedul fitri buat mas Adam dan keluarga.
    Semoga dirahmati Allah selalu. Maaf zahir dan bathin.

    Salam mesra dari Sarikei, Sarawak.😀

  8. Yu2n mengatakan:

    Adaaam.. waaah penting banget nih😀 secara daku tiap hari lagi yang begini-begini bacaannya🙂 Berarti baby kita seumuran yaaakk..

  9. Zippy mengatakan:

    Lumayan nih infonya, apalagi ntar kalo punya anak, xixixi…😀
    Kalo sekarang masih belum mas, emaknya aja belum tau siapa ntar, ahahah…😆

  10. kezedot mengatakan:

    karena blue sedang lelah.maka aku datang mewakilinya
    p kabar bang
    salam hangat dari kezedot dan blue

    suatu saat blue akan praktekkan pada anak blue….tapi nanti kalau dah menikah…….

  11. mubaroki mengatakan:

    manta sharenya. namun ane masih remaja blm waktunya punya anak😀

  12. abedsaragih mengatakan:

    kunjungan dan komentar balik gan
    sekalian tukaran link

    salam persahabatan

  13. nAs mengatakan:

    alhamdulillah, semoga si kecil sehat terus ya….

  14. Sawali Tuhusetya mengatakan:

    wah, saya sudah ndak punya anak bayi lagi, mas adamp. tapi tips ini cukup bagus utk direkomendasikan buat sanak kerabat dan tetangga. terima kasih tips dan infonya, mas.

  15. ndop mengatakan:

    bisa jadi rujukan artikel kalau aku udah punya beibi nanti.. haha

  16. saya sendiri mengatakan:

    memberi MPASI untuk pertama kali sebaiknya buah dulu atau bubur dulu ya?? mohon pencerahannya.. terimakasih🙂

    • Daiichi mengatakan:

      Kalo saya (pribadi) pertama yang di berikan ke anak pada usia 6 bulan adalah Bubur dan wortel saring. setelah tidak ada indikasi alergi baru di tambah dengan brokoli. bubur saring ini tanpa perasa, garam ataupun tambahan lainnya, rasa hanya berasal dari Wortel dan Brokoli.
      dan untuk pemberian buah (sudah dikonsultasikan) buah yang manis dan matang, juga tidak berserat.
      semoga membantu ^_^

  17. noer itu cahaya mengatakan:

    alhamdillah akhrnya ku temukan jg. makash resepnya.sangat membantu

  18. astutik mengatakan:

    Info yang menarik nich…. Suatu saat pasti bermanfaat, ijin copy ya mas…
    Sedikit tambahan: Karena bahaya gula, untuk buah jeruk yang asam, bisa ditambahkan madu.

  19. […] ada beberapa tips dan resep makanan MPASI yang aku dapat dari Membuat Makanan Bayi usia 6-8 bln. Karena suatu saat aku pasti […]

  20. Toko Tas Putri mengatakan:

    Terima kasih telah berbagi ilmu.

  21. Popok Kain mengatakan:

    Makasih infonya, saya pun kalau tidak terpaksa tidak akan memberi makanan kepada bayi saya dengan makanan instant, bahkan selalu berusaha memasak makanan sendiri karena lebih sehat..

  22. Bali Tour mengatakan:

    terima kasih atas informasinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s