Posts Tagged ‘Puisi’

The Struggle

Posted: April 7, 2010 in Puisi, Sekedar iseng
Tag:,

asd

The Struggle

Have you ever traveled down a road to find there was no end
For every corner that you turned there was another bend
The faster that you walked, the longer that it seemed
And you were all alone, in this crazy dream

Crazy dreams that you dream alone
When the lights go out and no one’s home
You see the day for what it’s been
And you wish to God you could stay clean (lebih…)

Juodoh…!!

Posted: November 10, 2009 in Kliping, Renungan Bantal, Sekedar iseng
Tag:,

.,m

Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, itulah kesempatan.


Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik,

itu bukan pilihan, itu kesempatan.


Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, itupun adalah kesempatan.


Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan
segala kekurangannya, itu bukan kesempatan,

itu adalah pilihan.


Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang
terjadi, itu adalah pilihan.


Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain yang lebih
menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu dan tetap memilih
untuk mencintainya, itulah pilihan.

Perasaan cinta, simpatik, tertarik,
datang bagai kesempatan pada kita. (lebih…)

qur'anWaktu engkau masih kanak-kanak, kau laksana kawan sejatiku
Dengan wudhu kau sentuh aku dalam keadaan suci
Aku engkau pegang penuh kasih sayang dan kau pelajari
Aku engkau baca dengan suara lirih dan jelas setiap hari
Setelah usai engkaupun selalu menaruhku disebelah sajadahmu

Namun sekarang engkau telah dewasa
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku
Apakah aku kini hanya bacaan using yang tinggal sejarah?
Menurutmu barangkali aku bacaan yang tidak menambah ilmu pengetahuanmu
Atau menurutmu aku hanya untuk anak kecil untuk belajar mengaji saja?

Sekarang engkau simpan aku rapi sekali
Hingga kadang engkau lupa dimana aku kau simpan
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai perhiasan rumahmu
Kadangkala aku hanya dijadikan sebuah mas’kawin
Agar engkau dianggap bertaqwa
Atau aku hanya kau buat sebagai penangkal
Untuk menakut-nakuti hantu dan syaithon
Kini aku lebih banyak tersingkir terabaikan
kau biarkan diriku dalam kesendirian penuh kesepian
aku sengkau padamkan tak sedikitpun kau sentuh

kini waktu senggang kau sempatkan membaca buku karangan manusia
sedangkan aku yang berisi ayat-ayat yang datang langsung
dari Allah Yang Maha Perkasa, engkau campakkkan
engkau abaikan dan engkau lupakan

Dimeja kerjamu tidak ada aku untuk kau baca
Yang ada hanya seonggok komputer dengan berbagaimacam tampilan
Handpone keluaran terbaru dan Laptoppun tak jauh dari sisimu
Tipudaya dalam dunia mayapun kau dekap dalam berbagai obrolan
Lewat istilah email,Friendster,Facebook,YahooMail,Hi’five,Blog
Yach’ di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk
Hanya sekedar membaca berita-berita murahan dan bermain game
Kau semakin sibuk dengan urusan duniamu

(lebih…)