Arsip untuk Desember 23, 2008

21Madinah. Malam dilumat gelap ada liukan bisu angin gurun yang kering, seperti biasa Umar bin Khatabab berkeliling kota ditemani sahabatnya, Aslam, sedang melakukan inspeksi. Tiba-tiba ia merasa lelah, segera Umar memilih tempat bersandar ke sebuah dinding rumah salah satu rakyatnya, sayup-sayup dari balik dinding ia mendengar perempuan sedang bercakap-cakap ternyata percakapan antara seorang Ibu dan Anak perempuannya. “Wahai putriku, ambillah susu itu dan kemudian campurlah ia dengan air”
Putrinya menjawb “Wahai Ibu, apakah Ibu tidak tau keputusan yang diambil Amirul Mukminin hari ini? Dia memerintahkan seseorang dilarang untuk mencampur susu dengan air,”
“wahai putriku, ambil saja susu itu dan campurlah dengan air. Saat ini kamu berada di suatu tempat yang tidak bisa dilihat oleh Umar,” Kata sang Ibu.
Putrinya menyahut, “Aku sama sekali tidak mungkin mentaatinya di saat ramai dan mendurhakainya disaat sepi”

(lebih…)